TWRP 3.3.1 Treble untuk Galaxy A3 2017: Alternatif Saat TWRP 3.7.0 Stuck Gagal Boot

TWRP yang lebih baru seharusnya lebih baik, bukan? Mungkin iya. Tetapi dalam dunia modifikasi Android, terkadang jawabannya tidak sesederhana itu. Kali ini saya ingin membahas sedikit pengalaman ketika mencoba Samsung Galaxy A3 2017 menggunakan TWRP 3.7.0 64-bit bersama LineageOS 20 unofficial.

Sebenarnya proses instalasinya berjalan dengan normal. Tidak ada masalah ketika ROM pertama kali dijalankan. Bahkan perangkat berhasil masuk ke system dan dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi awal seperti biasa. Masalahnya baru muncul setelah semuanya selesai.

Setelah OS selesai disetting dan perangkat kemudian di-restart, Galaxy A3 2017 justru mengalami kondisi stuck, dari sinilah TWRP 3.3.1 kembali menarik perhatian.

Bukan stuck setelah flashing

Bagian ini perlu saya jelaskan karena cukup mudah terjadi salah pengertian. Masalah yang saya temukan bukan terjadi langsung setelah proses flashing ROM. Urutannya justru seperti ini:

Flash → first boot normal → setup OS → restart → stuck

Jadi setelah LineageOS 20 selesai di-flash, perangkat masih bisa melakukan boot pertama dengan normal. System juga dapat digunakan, konfigurasi awal Android dapat dilakukan seperti biasa dan masalah baru terlihat ketika perangkat sudah selesai digunakan dan kemudian dilakukan restart.

Pada kondisi tersebut, dengan TWRP 3.7.0 tetap terpasang, perangkat mengalami stuck ketika melakukan boot kembali. Dan pengalaman inilah yang kemudian membuat saya mencoba recovery versi yang lebih lama.

TWRP 3.3.1 sebagai alternatif

Daripada langsung menganggap ada sesuatu yang rusak pada ROM atau TWRP 3.7.0, saya mencoba pendekatan lain. TWRP 3.7.0 tetap digunakan untuk melakukan proses flashing ROM, namun setelah ROM berhasil dipasang, recovery tersebut kemudian diganti menggunakan TWRP 3.3.1 Treble. Dengan kata lain, TWRP 3.3.1 tidak digunakan sebagai pengganti TWRP 3.7.0 sejak awal proses. Ia dipasang setelah ROM selesai di-flash, sebelum perangkat digunakan lebih lanjut sehingga urutannya menjadi:

TWRP 3.7.0 → flash ROM → flash TWRP 3.3.1 → boot ke system

Dengan konfigurasi tersebut, pada perangkat yang saya uji, masalah stuck tersebut tidak lagi muncul ketika perangkat direstart.

Kenapa harus seperti itu?

Sebenarnya saya sendiri tidak ingin terlalu cepat menyimpulkan penyebabnya. Yang bisa saya katakan adalah bahwa pada konfigurasi yang saya gunakan, terdapat perbedaan perilaku ketika TWRP 3.7.0 tetap terpasang dibandingkan ketika recovery tersebut diganti dengan TWRP 3.3.1.

Apakah ini bug TWRP? Apakah ada sesuatu pada LineageOS 20? Apakah ada interaksi tertentu antara recovery, ROM, dan konfigurasi perangkat?

Saya tidak memiliki cukup bukti untuk mengatakan yang mana, karena itu, tulisan ini sebaiknya dianggap sebagai catatan pengalaman dan workaround, bukan analisis penyebab masalah.

Konfigurasi yang digunakan

Pengujian yang menjadi dasar tulisan ini menggunakan:

  • Samsung Galaxy A3 2017 SM-A320Y.
  • TWRP 3.7.0 64-bit.
  • LineageOS 20 unofficial.
  • Build LineageOS yang digunakan adalah rilisan 27 September 2026.
  • TWRP 3.3.1 Treble sebagai recovery alternatif setelah instalasi ROM.

Kondisi stuck yang dibahas di sini muncul pada konfigurasi tersebut dan saya sengaja menuliskan detailnya karena bisa saja perilakunya berbeda pada build ROM atau konfigurasi lainnya.

Jadi bagaimana cara menggunakannya?

Untuk kasus yang ingin mencoba workaround ini, konsepnya cukup sederhana.

1. Flash TWRP 3.7.0

Gunakan TWRP 3.7.0 seperti biasa sebagai recovery untuk proses instalasi.

2. Flash LineageOS 20

Lakukan instalasi LineageOS 20 mengikuti panduan dari ROM yang digunakan. Jangan lupa mengikuti ketentuan mengenai wipe, format data, firmware, GApps, atau file tambahan lainnya apabila memang diperlukan oleh ROM tersebut.

3. Flash TWRP 3.3.1 Treble

Flash TWRP 3.3.1 Treble untuk menggantikan TWRP 3.7.0.

Setelah proses selesai, pastikan recovery sudah menggunakan versi 3.3.1.

4. Boot kembali ke system

Sekarang lakukan reboot ke system.

Pada perangkat yang saya uji, setelah recovery diganti dengan TWRP 3.3.1, proses restart berikutnya dapat berjalan normal. Sekali lagi, ini adalah hasil pengujian pada perangkat saya, bukan jaminan bahwa semua perangkat akan memberikan hasil yang sama.

Apakah TWRP 3.7.0 bermasalah?

Belum tentu.

Ini mungkin bagian terpenting dari artikel ini. Saya tidak ingin menyimpulkan bahwa TWRP 3.7.0 adalah recovery yang bermasalah untuk Galaxy A3 2017 karena faktanya, TWRP 3.7.0 tetap dapat digunakan untuk melakukan proses flashing ROM dan perangkat juga dapat melakukan first boot dengan normal.

Masalah baru muncul setelah OS selesai disetting dan perangkat kemudian direstart. Artinya, ada terlalu banyak kemungkinan yang belum dapat dipastikan. Bisa saja kombinasi tertentu antara recovery dan ROM. Bisa juga berkaitan dengan konfigurasi tertentu pada perangkat. Atau bahkan ada faktor lain yang belum saya temukan.

Karena itu, jangan langsung mengganti TWRP 3.7.0 hanya karena membaca artikel ini. Kalau Galaxy A3 2017 kalian berjalan normal, biarkan saja.

Don’t fix what isn’t broken.

Ini bukan downgrade wajib

TWRP 3.3.1 di sini juga jangan dianggap sebagai versi yang wajib digunakan oleh semua pengguna LineageOS 20. Saya lebih suka menyebutnya sebagai alternatif recovery. TWRP 3.7.0 tetap memiliki tempatnya sendiri, terutama karena recovery tersebut digunakan dalam proses instalasi pada percobaan ini sedangkan TWRP 3.3.1 baru digunakan setelah proses flashing selesai karena pada konfigurasi yang saya uji, recovery tersebut memberikan hasil yang lebih baik ketika perangkat melakukan restart. Jadi kalau kalian tidak mengalami masalah, tidak ada alasan khusus untuk mengikuti langkah ini.

Hanya pengalaman pada satu konfigurasi

Saya sengaja memberikan penekanan yang cukup besar pada bagian ini.

Pengalaman ini belum tentu terjadi pada Galaxy A3 2017 lainnya.

Bahkan pada model yang sama, hasilnya bisa saja berbeda. Perbedaan firmware, varian perangkat, kondisi partisi, versi ROM, build ROM, konfigurasi encryption, atau komponen software lainnya dapat membuat hasil pengujian berbeda. Karena itu, artikel ini bukan dimaksudkan sebagai klaim bahwa setiap pengguna akan mengalami bug yang sama. Saya hanya mendokumentasikan apa yang terjadi pada perangkat saya dan bagaimana saya mengatasinya. Kalau kebetulan kalian mengalami gejala yang sama, TWRP 3.3.1 ini bisa dicoba sebagai salah satu pilihan workaround.

Kesimpulan

Jadi, kasusnya cukup spesifik. Pada Galaxy A3 2017 SM-A320Y yang saya uji, TWRP 3.7.0 64-bit + LineageOS 20 unofficial build 27 September 2026 dapat melakukan first boot dengan normal. OS bisa masuk, setup bisa dilakukan, perangkat bisa digunakan, tetapi setelah selesai disetting dan perangkat kemudian direstart, terjadi kondisi stuck.

Solusi yang saya coba adalah mengganti recovery setelah proses instalasi selesai. Urutannya seperti yang sudah dijelaskan diatas tadi. Yaitu:

Flash TWRP 3.7.0 → flash ROM → flash TWRP 3.3.1 → reboot ke system

Dan pada perangkat yang saya gunakan, cara tersebut berhasil mengatasi kondisi stuck yang sebelumnya muncul.

Apakah ini solusi universal? Tentu saja tidak.

Apakah semua Galaxy A3 2017 akan mengalami masalah yang sama? Belum tentu.

Apakah TWRP 3.3.1 pasti lebih cocok daripada TWRP 3.7.0? Juga belum tentu.

Anggap saja ini sebagai satu alternatif yang bisa dicoba ketika kalian kebetulan menemukan masalah yang sama.

Download

Bagi yang membutuhkan TWRP 3.3.1 Treble untuk Galaxy A3 2017, file recovery dapat diunduh melalui tautan berikut:

TWRP 3.3.1 Samsung Galaxy A3 2017

Pastikan perangkat yang digunakan memang sesuai dengan model dan varian Galaxy A3 2017 kalian sebelum melakukan flashing dan seperti biasa, lakukan flashing dengan risiko sendiri. Jangan lupa backup data penting terlebih dahulu.

CARA MEMASANG TWRP PADA Samsung Galaxy A3 2017 menggunakan Heimdall

DHOCNETwork

Halo. Saya seorang hobies teknologi informasi dan sekarang sedang menggarap proyek HaPlay Computer. Sebuah komputer saku yang dibangun dari smartphone yang tak terpakai.

Posting Komentar

Halo, silahkan ditanggapi artikel ini jika ada yang belum jelas untuk didiskusikan bersama dan ingatlah untuk selalu menulis dengan kata yang sopan, dan deskripsikan masalahmu dengan jelas jika mengalami masalah.

Lebih baru Lebih lama